Rabu, 28 Desember 2011

KAPASITOR


Kapasitor terdiri dari dua pelat konduktor yang terpisah oleh suatu isolator dielektrika. Kapasitas sebuah kondensator adalah sebanding dengan luas pelat-pelat yang membentuk kondensator tersebut. Semakin luas pelat-pelatnya semakin besar nilai kapasitansinya. Nilai kapasitansi berbanding terbalik dengan jarak dari pelat-pelatnya. Semakin kecil jarak kedua plat itu, semakin besar nilai kapasitansinya. Sebaliknya semakin jauh jarak kedua plat itu, semakin kecil nilai kapasitansinya. Nilai kapasitansi sebuah kondensator juga sebanding dengan konstanta dielektrikum dari bahan isolator yang dipasang antara kedua plat itu. Jika nilai konstanta dielektrikumnya mempunyai nilai yang besar, maka nilai kapasitansinya besar. Rumus terkenal untuk kapasitansi C adalah :


Dengan :
ɛ0 : adalah permitivitas mutlak
ɛr : adalah konstanta dielektrika
A: adalah luas plat (m2)
D: adalah jarak antara plat-plat, yaitu tebal dielektrika (m)

Luas plat, kontanta dielektrika harus tinggi, dan tebal dielektrika yang kecil untuk mendapatkan C yang cukup besar. Ukuran efisiensi sebuah kapasitor ditentukan oleh muatan listrik (Q=C.V)
total yang dapat disimpan
Kapasitas kondensator diukur dalam satuan Farad. 1 Farad = 10-3 mF (mili farad) = 10-6 µF (mikro farad) = 10-9 nF (nano farad) = 10-12 pF (piko farad). Kondensator eletrolit mempunyai dua kutub yaitu positif dan negatif (bipolar), sedangkan kondensator kering misalnya kondensator mika, kondensator kertas tidak membedakan kutub positif dan kutub negatif (non polar).
Kode angka dan huruf yang terdapat pada sebuah kondensator menentukan nilai kapasitansi dan tegangan kerjanya.
Tabel  Kode Angka dan Huruf pada Kondensator.
KodeAngka

(Angka pertama)

(Angka kedua)

(Faktor pengali)
Kode huruf
(Toleransi %)
0
-
0
1
F = 1
G = 2
H = 3
I = 4
J = 5
K = 10
M = 20
1
1
1
10
2
2
2
100
3
3
3
1000
4
4
4
10000
5
5
5
100000
6
6
6
1000000
7
7
7
10000000
8
8
8
100000000
9
9
9
1000000000

Contohnya:
§  Kode kapasitor 562 J 100 V, artinya besarnya kapasitansi 56 x 102pF, J: besarnya toleransi 5%, 100 V, kemampuan tegangan kerja 100 Volt.
§  100 nJ, artinya besarnya kapasitansi 100 nF, J: besarnya toleransi 5%
§  Kode kapasitor 100 uF 50 V, artinya besarnya kapasitansi 100 uF, besarnya tegangan kerja 50 Volt.
Kegagalan pada Kapasitor
Kapasitor merupakan komponen yang dapat diandalkan, menunjuk kan kegagalan yang rendah terutama bila diderating Umur kapasitor dapat diperpanjang dengan cara:
a) Dioperasikan dibawah batas tegangan yang diperbolehkan.
b) Dioperasikan pada temperature ambient yang rendah, dengan menurunkan temperatur 10ºC
dapat melipatkan umurnya dua kali lebih panjang.

Kerusakan yang mungkin terjadi :
Katastrofik (mendadak & total):
1. Hubung singkat : tembus dielektrikanya
2. Sirkit terbuka : kerusakan pada penyambung ujungnya.
Degradasi (berangsur-angsur dan sebagian) :
1. Penurunan resistansi dari isolasi atau kenaikan arus bocor pada jenis elektrolit secara berangsur-angsur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar